<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-247547782522859057</id><updated>2012-02-27T10:22:56.022-08:00</updated><category term='Pendampingan'/><category term='Status Anggota'/><category term='Pasien'/><category term='Keluarga'/><category term='Fungsi Keluarga'/><category term='Orang Tua'/><category term='Pasien Terminal'/><title type='text'>Pendampingan Keluarga</title><subtitle type='html'>Mendampingi keunikan, masalah, pengharapan dan pergumulan hidup keluarga</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pendampingankeluarga.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/247547782522859057/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pendampingankeluarga.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Adi Saputro</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://2.bp.blogspot.com/--Q_XTOqB9-g/T0Lkbqu7mvI/AAAAAAAAAwc/uNMB3KOIwlM/s220/5455_1120209012123_1433973390_30430149_1197256_s.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>9</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-247547782522859057.post-2146541916633419175</id><published>2012-02-09T09:45:00.000-08:00</published><updated>2012-02-09T09:45:45.037-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pasien Terminal'/><title type='text'>Mendampingi Pasien Terminal</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Anda semua pasti pernah mengalami salah satu anggota keluarga dirawat dirumah sakit. Apalagi jika dokter sudah menyatakan bahwa anggota keluarga anda telah memasuki fase terminal dan dinyatakan sebagai &lt;a href="http://pendampingankeluarga.blogspot.com/2012/02/pasien-terminal.html"&gt;pasien terminal&lt;/a&gt;. Apa yang biasanya dikatakan oleh dokter atau tim pastoral rumah sakit kepada anggota keluarga yang menunggunya? "Saudara harus siap jika sewaktu-waktu Tuhan memanggil anggota keluarga". Jika anda mendengar demikian apa yang harus anda lakukan?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pertama&lt;/b&gt;, anda harus mendampingi keluarga yang akan ditinggalkan supaya keluarga dapat menerima kenyataan pahit yang harus mereka hadapi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Kedua&lt;/b&gt;, anda harus mendampingi pasien terminal agar ia mampu memasuki tahap &lt;a href="http://pendampingankeluarga.blogspot.com/2012/02/pasien-terminal.html"&gt;Menerima/Pasrah/Acceptance&lt;/a&gt;. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lalu bagaimana caranya mendampingi pasien terminal agar menuju pada tahap penerimaan??&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Posisikan diri anda sebagai orang yang berada dengan pergumulannya. Duduk disampingnya, memberikan kata-kata penguatan dan penghiburan, bisa pula dengan doa-doa dan puji-pujian yang menguatkannya.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt; Pegang bagian tubuhnya dengan tangan anda. Tidak perlu bicara. Pegang saja. Kalau mungkin pegang tangannya dengan erat tapi penuh dengan kelembutan. &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saya kira dua hal diatas cukup untuk mendampingi pasien terminal, sebab pada dasarnya mereka tidak ingin sendiri ketika menjelang ajal.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/247547782522859057-2146541916633419175?l=pendampingankeluarga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pendampingankeluarga.blogspot.com/feeds/2146541916633419175/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pendampingankeluarga.blogspot.com/2012/02/mendampingi-pasien-terminal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/247547782522859057/posts/default/2146541916633419175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/247547782522859057/posts/default/2146541916633419175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pendampingankeluarga.blogspot.com/2012/02/mendampingi-pasien-terminal.html' title='Mendampingi Pasien Terminal'/><author><name>Adi Saputro</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://2.bp.blogspot.com/--Q_XTOqB9-g/T0Lkbqu7mvI/AAAAAAAAAwc/uNMB3KOIwlM/s220/5455_1120209012123_1433973390_30430149_1197256_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-247547782522859057.post-6787671726025293623</id><published>2012-02-09T09:24:00.000-08:00</published><updated>2012-02-09T09:47:15.501-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pasien Terminal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pasien'/><title type='text'>Pasien Terminal</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;A. Pengertian&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;1. Keadaan Terminal&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;            Adalah suatu keadaan sakit dimana menurut akal sehat tidak tidak ada  harapan lagi bagi si sakit untuk sembuh. Keadaan sakit itu dapat disebabkan oleh suatu penyakit atau suatu kecelakaan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;2. Kematian&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;            Adalah  suatu pengalaman tersendiri, dimana setiap individu akan  mengalami/menghadapinya seorang diri, sesuatu yang tidak dapat  dihindari, dan merupakan suatu kehilangan.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;B. Tahap-tahap Menjelang Ajal&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Kubler-Rosa (1969), telah menggambarkan/ membagi tahap-tahap menjelang ajal (dying) dalam 5 tahap, yaitu:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;1. Menolak/Denial&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Pada  fase ini , pasien/klien tidak siap menerima keadaan yang sebenarnya  terjadi, dan menunjukkan reaksi menolak. Timbul pemikiran-pemikiran  seperti:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;“Seharusnya tidak terjadi dengan diriku, tidak salahkah keadaan ini?”.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Beberapa  orang bereaksi pada fase ini dengan menunjukkan keceriaan yang palsu  (biasanya orang akan sedih mengalami keadaan menjelang ajal).&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;2. Marah/Anger&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Kemarahan  terjadi karena kondisi klien mengancam kehidupannya dengan segala hal  yang telah diperbuatnya sehingga menggagalkan cita-citanya. Timbul  pemikiran pada diri klien, seperti:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;“Mengapa hal ini terjadi dengan diriku?”&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Kemarahan-Kemarahan  tersebut biasanya diekspresikan kepada obyek-obyek yang dekat dengan  klien, seperti:keluarga, teman dan tenaga kesehatan yang merawatnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;3. Menawar/bargaining&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;Pada  tahap ini kemarahan baisanya mereda dan pasien malahan dapat  menimbulkan kesan sudah dapat menerima apa yang terjadi dengan dirinya.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Pada pasien yang sedang dying, keadaan demikian dapat terjadi, seringkali klien berkata:&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;“Ya Tuhan, jangan dulu saya mati dengan segera, sebelum anak saya lulus jadi sarjana”.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;4. Kemurungan/Depresi&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 17pt;"&gt;Selama  tahap ini, pasien cen derung untuk tidak banyak bicara dan mungkin  banyak menangis. Ini saatnya bagi perawat untuk duduk dengan tenang  disamping pasien yang sedangan melalui masa sedihnya sebelum meninggal.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-weight: bold; line-height: 150%; text-align: justify;"&gt;5. Menerima/Pasrah/Acceptance&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 18pt;"&gt;Pada  fase ini terjadi proses penerimaan secara sadar oleh klien dan keluarga  tentang kondisi yang terjadi dan hal-hal yang akan terjadi yaitu  kematian.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 150%; text-align: justify; text-indent: 17pt;"&gt;Fase  ini sangat membantu apabila kien dapat menyatakan reaksi-reaksinya atau  rencana-rencana yang terbaik bagi dirinya menjelang ajal. Misalnya:  ingin bertemu dengan keluarga terdekat, menulis surat wasiat, dsbg.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/247547782522859057-6787671726025293623?l=pendampingankeluarga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pendampingankeluarga.blogspot.com/feeds/6787671726025293623/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pendampingankeluarga.blogspot.com/2012/02/pasien-terminal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/247547782522859057/posts/default/6787671726025293623'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/247547782522859057/posts/default/6787671726025293623'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pendampingankeluarga.blogspot.com/2012/02/pasien-terminal.html' title='Pasien Terminal'/><author><name>Adi Saputro</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://2.bp.blogspot.com/--Q_XTOqB9-g/T0Lkbqu7mvI/AAAAAAAAAwc/uNMB3KOIwlM/s220/5455_1120209012123_1433973390_30430149_1197256_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-247547782522859057.post-1210171321887318413</id><published>2012-02-09T09:18:00.000-08:00</published><updated>2012-02-09T09:18:28.984-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendampingan'/><title type='text'>Mendampingi Keluarga</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mendampingi keluarga bukan hal yang mudah, apalagi mendampingi keluarga yang bermasalah. Banyak hal yang harus dipersiapkan oleh seseorang yang ingin benar-benar mendampingi keluarga. Dibawah ini ada beberapa hal yang dapat ada persiapkan untuk mendampingi keluarga&lt;/div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Siapkan Mental Anda. Masalah keluarga tidak pernah bisa lepas dari emosi, perasaan dan karakter keluarga. Dalam perjumpaan pertama biasanya anda akan menghadapi perasaan-perasaan yang penuh dengan akar pahit. Kemarahan, kesedihan yang mendalam, kekecewaan, putus asa, dsb. Jika anda tidak menyiapkan mental dengan baik, maka anda akan cenderung untuk hanyut dengan perasaan-perasaan tersebut. Ketika anda ikut hanyut, anda tidak akan mampu menentukan sikap yang benar dalam menanggapi masalah bahkan memberikan petunjuk kepada klien. &lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Siapkan Waktu Anda. Menyelesaikan masalah keluarga membutuhkan waktu dan itu tidak hanya sekali duakali pendampingan, bisa jadi bisa berkali-kali pendampingan tergantung masalahnya. Tetapi kebanyakan jika salah satu anggota keluarga mulai mengutarakan masalahnya adalah mereka yang sudah mengalami jalan buntu. Itu artinya masalah yang dihadapi masalah yang cukup berat. Jika sudah demikian untuk menyelesaikan sebuah masalah bisa membutuhkan waktu yang cukup lama tergantung seberapa klien terbuka dan mau jujur mengutarakan masalahnya. Jadi Anda harus pintar-pintar meluangkan waktu untuk mendengarkan dan memperhatikan masalah mereka.&lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Siapkan Pikiran dan daya juang anda. Berhadapan dengan masalah membutuhkan jalan keluar. Jalan keluar yang anda tawarkan adalah hasil dari buah pikiran anda. Belum tentu bahwa jalan keluar yang anda tawarkan akan serta merta diterima dengan baik. Oleh karena itu anda harus terus-menerus memperhatikan masalah yang sedang anda hadapi sehingga anda bisa menangkapnya dengan baik. Anda akan selalu memerlukan ide dan pemikiran yang benar. &lt;/li&gt;&lt;li style="text-align: justify;"&gt;Anda harus siap kecewa. Penolakan, bantahan, tidak diperhatikan dan tidak mau menerima saran adalah masalah yang akan anda hadapi. Itu artinya anda harus siap kecewa. Tetapi jika anda telah siap menjadi pendamping yang baik hal seperti itu bukan halangan untuk terus mendampingi mereka.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Nah, anda siap mendampingi keluarga??&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/247547782522859057-1210171321887318413?l=pendampingankeluarga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pendampingankeluarga.blogspot.com/feeds/1210171321887318413/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pendampingankeluarga.blogspot.com/2012/02/mendampingi-keluarga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/247547782522859057/posts/default/1210171321887318413'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/247547782522859057/posts/default/1210171321887318413'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pendampingankeluarga.blogspot.com/2012/02/mendampingi-keluarga.html' title='Mendampingi Keluarga'/><author><name>Adi Saputro</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://2.bp.blogspot.com/--Q_XTOqB9-g/T0Lkbqu7mvI/AAAAAAAAAwc/uNMB3KOIwlM/s220/5455_1120209012123_1433973390_30430149_1197256_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-247547782522859057.post-614580016928700205</id><published>2012-02-09T08:29:00.000-08:00</published><updated>2012-02-09T08:29:11.594-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fungsi Keluarga'/><title type='text'>Fungsi Keluarga</title><content type='html'>&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Fungsi Pendidikan dilihat dari bagaimana keluarga mendidik dan menyekolahkan anak untuk mempersiapkan kedewasaan dan masa depan anak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Fungsi Sosialisasi anak dilihat dari bagaimana keluarga mempersiapkan anak menjadi anggota masyarakat yang baik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Fungsi Perlindungan dilihat dari bagaimana keluarga melindungi anak sehingga anggota keluarga merasa terlindung dan merasa aman.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Fungsi Perasaan dilihat dari bagaimana keluarga secara instuitif  merasakan perasaan dan suasana anak dan anggota yang lain dalam  berkomunikasi dan berinteraksi antar sesama anggota keluarga. Sehingga  saling pengertian satu sama lain dalam menumbuhkan keharmonisan dalam  keluarga.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Fungsi Agama  dilihat dari bagaimana keluarga memperkenalkan dan mengajak anak dan  anggota keluarga lain melalui kepala keluarga menanamkan keyakinan yang  mengatur kehidupan kini dan kehidupan lain setelah dunia.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Fungsi Ekonomi  dilihat dari bagaimana kepala keluarga mencari penghasilan, mengatur  penghasilan sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi rkebutuhan-kebutuhan  keluarga.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Fungsi Rekreatif dilihat dari bagaimana menciptakan suasana yang  menyenangkan dalam keluarga, seperti acara nonton TV bersama, bercerita  tentang pengalaman masing-masing, dan lainnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Fungsi Biologis dilihat dari bagaimana keluarga meneruskan keturunan sebagai generasi selanjutnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memberikan kasih sayang, perhatian, dan rasa aman di antara keluarga, serta membina pendewasaan kepribadian anggota keluarga.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/247547782522859057-614580016928700205?l=pendampingankeluarga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pendampingankeluarga.blogspot.com/feeds/614580016928700205/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pendampingankeluarga.blogspot.com/2012/02/fungsi-keluarga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/247547782522859057/posts/default/614580016928700205'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/247547782522859057/posts/default/614580016928700205'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pendampingankeluarga.blogspot.com/2012/02/fungsi-keluarga.html' title='Fungsi Keluarga'/><author><name>Adi Saputro</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://2.bp.blogspot.com/--Q_XTOqB9-g/T0Lkbqu7mvI/AAAAAAAAAwc/uNMB3KOIwlM/s220/5455_1120209012123_1433973390_30430149_1197256_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-247547782522859057.post-5331935188124976925</id><published>2012-02-09T08:24:00.000-08:00</published><updated>2012-02-09T08:24:36.716-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Status Anggota'/><title type='text'>Istri</title><content type='html'>&lt;b&gt;Istri&lt;/b&gt; adalah salah seorang pelaku pernikahan yang berjenis kelamin&lt;a href="http://www.blogger.com/goog_671372334"&gt; &lt;/a&gt;wanita. Seorang wanita biasanya menikah dengan seorang pria dalam suatu upacara pernikahan sebelum diresmikan statusnya sebagai seorang istri dan pasangannya sebagai seorang suami.  Dalam berbagai agama biasanya seorang wanita hanya boleh menikah dengan  satu pria. Dalam budaya tertentu pernikahan seorang pria dengan banyak  wanita diperbolehkan. Hal ini dinamakan poligini. Sedangkan pernikahan seorang wanita dengan banyak pria disebut poliandri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata "istri" diambil dari bahasa Sanskerta &lt;i&gt;strī&lt;/i&gt; yang artinya adalah "wanita" atau "perempuan".&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/247547782522859057-5331935188124976925?l=pendampingankeluarga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pendampingankeluarga.blogspot.com/feeds/5331935188124976925/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pendampingankeluarga.blogspot.com/2012/02/istri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/247547782522859057/posts/default/5331935188124976925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/247547782522859057/posts/default/5331935188124976925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pendampingankeluarga.blogspot.com/2012/02/istri.html' title='Istri'/><author><name>Adi Saputro</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://2.bp.blogspot.com/--Q_XTOqB9-g/T0Lkbqu7mvI/AAAAAAAAAwc/uNMB3KOIwlM/s220/5455_1120209012123_1433973390_30430149_1197256_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-247547782522859057.post-5812996476882241122</id><published>2012-02-09T08:13:00.000-08:00</published><updated>2012-02-09T08:26:38.775-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Status Anggota'/><title type='text'>Suami</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia kata suami diartikan su·a·mi n pria yg menjadi pasangan hidup resmi seorang wanita (istri);-- istri pasangan laki-laki dan perempuan yg telah menikah; laki bini;.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Dalam&lt;b&gt; Wikipedia : Suami&lt;/b&gt; adalah salah seorang pelaku pernikahan yang berjenis kelamin &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pria" title="Pria"&gt;pria&lt;/a&gt;. Seorang pria biasanya menikah dengan seorang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wanita" title="Wanita"&gt;wanita&lt;/a&gt; dalam suatu upacara pernikahan sebelum diresmikan statusnya sebagai seorang suami dan pasangannya sebagai seorang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Istri" title="Istri"&gt;istri&lt;/a&gt;. Dalam berbagai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Agama" title="Agama"&gt;agama&lt;/a&gt; biasanya seorang pria hanya boleh menikah dengan satu wanita. Dalam budaya tertentu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pernikahan" title="Pernikahan"&gt;pernikahan&lt;/a&gt; seorang wanita dengan banyak pria dikategorikan sebagai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Poligami" title="Poligami"&gt;poliandri&lt;/a&gt;. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada setiap budaya suami ditempatkan sebagai kepala keluarga demikian pula dalam aturan negara. Dalam kehidupan rohani suami ditempatkan sebagai Imam. Sebenarnya kedua kedudukan tersebut sama artinya karena suami adalah pemimpin keluarga. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai seorang pemimpin dalam kehidupan keluarga, seorang suami mempunyai tanggung jawab yang besar. Ia&amp;nbsp; harus mampu meletakkan dasar hidup keluarganya dengan baik, bertanggung jawab terhadap keberlangsungan keluarga. Mampu menjadi nahkoda yang baik untuk biduk rumah tangganya agar keluarga yang dipimpinnya merasakan keberhasilan, kedamaian dan kesejahteraan hidup. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/247547782522859057-5812996476882241122?l=pendampingankeluarga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pendampingankeluarga.blogspot.com/feeds/5812996476882241122/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pendampingankeluarga.blogspot.com/2012/02/suami.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/247547782522859057/posts/default/5812996476882241122'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/247547782522859057/posts/default/5812996476882241122'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pendampingankeluarga.blogspot.com/2012/02/suami.html' title='Suami'/><author><name>Adi Saputro</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://2.bp.blogspot.com/--Q_XTOqB9-g/T0Lkbqu7mvI/AAAAAAAAAwc/uNMB3KOIwlM/s220/5455_1120209012123_1433973390_30430149_1197256_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-247547782522859057.post-7414516830909304390</id><published>2012-02-08T20:21:00.000-08:00</published><updated>2012-02-08T20:21:22.635-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Orang Tua'/><title type='text'>Menjadi Orang Tua Yang Baik</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kedua orang tua tersebut melonjak kegirangan manakala si buah hati yang sudah dinantikan selama usia kandungan keluar dari perut ibunya dengan selamat. Tidak terkecuali kerabat, teman dan saudara-saudaranya ikut bergembira. Si suami saking senangnya lalu mengabarkan berita sukacita ke relasi, saudara jauh dan teman-temannya, tidak terkecuali teman dekatnya yang sudah lama tidak bertemu melalui SMS. Tidak beberapa lama Handphone-nya bergetar pertanda ada SMS masuk. Kemudian ia membaca isi SMS yang ternyata dari teman dekat yang baru saja dikabarinya. Membaca baris isi SMS pertama ia sangat senang karena si teman mengucapkan ucapan selamat tetapi ketika membaca baris kedua betapa kecewanya ia karena isinya tidak pada suasana hatinya yang sedang gembira, isi lengkap SMS-nya demikian : "Selamat kamu sudah mempunyai dan menjadi ayah baru, tetapi belum menjadi orang tua yang baik.".&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalau anda yang menerima SMS tersebut sekilas, perasaan anda pasti seperti yang dirasakan oleh bapak baru tersebut, kecewa.... Betul bapak baru tersebut kecewa sekali karena ia tidak mengharapkan isi SMS yang seperti itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi setelah beberapa minggu ia merenungkan makna SMS temannya itu, ia baru sadar bahwa menjadi seorang ayah/bapak otomatis akan diterima begitu anak yang dalam kandungan ibunya lahir. Tetapi menjadi orang tua yang baik adalah status yang tidak bisa otomatis. Menjadi orang tua yang baik, perlu belajar, perlu sikap yang benar, tanggung jawab dan kedewasaan diri dalam merawat dan mendidik anak-anak yang diberikan. Proses tersebut berlaku tidak hanya ketika anak tersebut lahir sampai usia tertentu kemudian selesai. Tetapi menjadi orang tua yang baik berlaku sejak anak lahir sampai ia sendiri akhirnya meninggal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kadang hal ini tidak pernah disadari oleh sebagian besar orang-orang yang telah mempunyai anak. Mereka pikir ketika sudah mempunyai anak cukup memberi makan setiap hari, membiayai sekolah dan mencarikan pekerjaan bagi anak-anak mereka. Padahal menjadi orang tua yang baik harus ditunjukkan melalui sikap hidup yang benar, kasih yang benar, didikan yang benar, teladan yang baik. Oleh karena itu jangan pernah sedetikpun melupakan tanggung jawab sebagai orang tua yang baik sebelum ajal menjemput.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/247547782522859057-7414516830909304390?l=pendampingankeluarga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pendampingankeluarga.blogspot.com/feeds/7414516830909304390/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pendampingankeluarga.blogspot.com/2012/02/menjadi-orang-tua-yang-baik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/247547782522859057/posts/default/7414516830909304390'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/247547782522859057/posts/default/7414516830909304390'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pendampingankeluarga.blogspot.com/2012/02/menjadi-orang-tua-yang-baik.html' title='Menjadi Orang Tua Yang Baik'/><author><name>Adi Saputro</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://2.bp.blogspot.com/--Q_XTOqB9-g/T0Lkbqu7mvI/AAAAAAAAAwc/uNMB3KOIwlM/s220/5455_1120209012123_1433973390_30430149_1197256_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-247547782522859057.post-3767533241307297921</id><published>2011-10-24T22:06:00.000-07:00</published><updated>2011-10-24T22:17:31.099-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendampingan'/><title type='text'>Mendampingi Keluarga Yang Bermasalah</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kehidupan keluarga tidak ada yang terlepas dari masalah. Masing-masing keluarga mempunyai masalahnya sendiri-sendiri sekaligus mempunyai cara menyelesaikan masalahnya. Tetapi jika ada keluarga yang tidak mampu menyelesaikan masalahnya, kewajiban kita bersama mendampingi mereka. Khususnya bagi lembaga atau perseorangan yang mempunyai perhatian mendampingi mereka seperti lembaga pelayanan yang bergerak dalam bidang pastoral atau gereja.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada kalanya mereka butuh didampingi, walaupun mendampingi keluarga dengan segala keunikan dan masalahnya bukan hal yang ringan. Mendampinngi keluarga membutuhkan perhatian, waktu, pemikiran, tenaga apalagi jika mereka sedang bermasalah. Segala cara dilakukan agar tujuan pendampingan untuk mengembalikan keutuhan keluarga dapat tercapai kembali. Lihat istilah pendampingan &lt;a href="http://www.konseling1.co.cc/2009/10/pendampingan-pastoral-dan-konseling.html"&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk mendampingi keluarga yang bermasalah. Cara-cara tesebut berlaku jika selama keluarga yang bermasalah mau terbuka dan mau untuk didampingi sampai mereka mampu menemukan kembali jalan keluar yang terbaik bagi keutuhan rumah tangganya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Cara yang dimaksud tentu saja tidak sembarangan, tetapi sesuai dengan ilmu pendampingan yang harus dimengerti oleh mereka yang mempunyai perhatian mendampingi. Yang perlu diperhatikan dan direnungkan bagi mereka yang hendak terjun dalam pendampingan adalah &lt;b&gt;kesungguhan dan kerelaan hati&lt;/b&gt; untuk mendampingi mereka.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/247547782522859057-3767533241307297921?l=pendampingankeluarga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pendampingankeluarga.blogspot.com/feeds/3767533241307297921/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pendampingankeluarga.blogspot.com/2011/10/mendampingi-keluarga-yang-bermasalah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/247547782522859057/posts/default/3767533241307297921'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/247547782522859057/posts/default/3767533241307297921'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pendampingankeluarga.blogspot.com/2011/10/mendampingi-keluarga-yang-bermasalah.html' title='Mendampingi Keluarga Yang Bermasalah'/><author><name>Adi Saputro</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://2.bp.blogspot.com/--Q_XTOqB9-g/T0Lkbqu7mvI/AAAAAAAAAwc/uNMB3KOIwlM/s220/5455_1120209012123_1433973390_30430149_1197256_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-247547782522859057.post-1453113586550206597</id><published>2011-10-21T03:16:00.001-07:00</published><updated>2011-10-24T22:15:37.513-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga'/><title type='text'>Definisi  Keluarga</title><content type='html'>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;&lt;div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;Kita hidup dan mengerti kehidupan dimulai dari keluarga. Keluarga adalah basis dari segala aktifitas, kreatifitas dan sekaligus masalah. Tahukah anda apa definisi keluarga? Mari kita lihat beberapa definisi dibawah ini dalam menjelaskan apa itu keluarga?&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: left;"&gt;&lt;li&gt; Dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), istilah keluarga ada beberapa arti :&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 54.0pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;"&gt;1.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Ibu dan bapak beserta anak-anaknya; seisi rumah&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 54.0pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;"&gt;2.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Orang seisi rumah yang menjadi tanggungan (batih)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 54.0pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;"&gt;3.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;(Kaum..), sanak saudara, kaum kerabat&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; margin-left: 54.0pt; margin-right: 0cm; margin-top: 0cm; mso-add-space: auto; mso-list: l0 level1 lfo1; text-indent: -18.0pt;"&gt;4.&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Satuan kekerabatan yang sangat mendasar dalam masyarakat&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: left;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Wikipedia mendifinisikan (&lt;a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Keluarga"&gt;http://ms.wikipedia.org/wiki/Keluarga&lt;/a&gt;) &lt;b&gt;Keluarga&lt;/b&gt; sebagai satu kumpulan &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Manusia" title="Manusia"&gt;manusia&lt;/a&gt; yang dihubungkan melalui &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/w/index.php?title=Perhubungan_sedarah&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Perhubungan sedarah (tidak wujud)"&gt;pertalian darah&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Perkahwinan" title="Perkahwinan"&gt;perkahwinan&lt;/a&gt; atau pengambilan &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Anak_angkat" title="Anak angkat"&gt;anak angkat&lt;/a&gt;. Di Barat, keluarga didefinisikan sebagai satu kumpulan manusia yang mempunyai hubungan darah atau pertalian sah seperti perkahwinan dan pengambilan anak angkat. Banyak ahli antropologi berpendapat istilah "darah" perlu difahami secara metaforik kerana banyak masyarakat bukan Barat mempunyai konsep berkeluarga yang tidak bersandarkan "darah". &amp;nbsp;Dijelaskan satu kumpulan &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Manusia" title="Manusia"&gt;manusia&lt;/a&gt; yang dihubungkan melalui &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/w/index.php?title=Perhubungan_sedarah&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Perhubungan sedarah (tidak wujud)"&gt;pertalian darah&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Perkahwinan" title="Perkahwinan"&gt;perkahwinan&lt;/a&gt; atau pengambilan &lt;a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Anak_angkat" title="Anak angkat"&gt;anak angkat&lt;/a&gt;.  &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: left;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Departemen Kesehatan RI tahun 1998 memberi definisi keluarga sebagai unit terkecil dari masyarakat yang terdiri dari Kepala Keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu tempat dibawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;ul style="text-align: left;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Sedangkan WHO pada tahun 1969 memberikan definisi keluarga sebagai anggota rumah tangga yang saling berhubungan melalui pertalian darah adaptasi atau perkawinan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal; margin-bottom: .0001pt; margin-bottom: 0cm; text-align: justify;"&gt;Sebenarnya masih ada beberapa tokoh yang telah mendefinisikan keluarga, tetapi secara garis besar arti keluarga hampir sama. Keluarga adalah terdiri dari beberapa anggota keluarga yang mempunyai hubungan erat dalam ikatan perkawinan. &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/247547782522859057-1453113586550206597?l=pendampingankeluarga.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pendampingankeluarga.blogspot.com/feeds/1453113586550206597/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pendampingankeluarga.blogspot.com/2011/10/pendampingan-keluarga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/247547782522859057/posts/default/1453113586550206597'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/247547782522859057/posts/default/1453113586550206597'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pendampingankeluarga.blogspot.com/2011/10/pendampingan-keluarga.html' title='Definisi  Keluarga'/><author><name>Adi Saputro</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='25' src='http://2.bp.blogspot.com/--Q_XTOqB9-g/T0Lkbqu7mvI/AAAAAAAAAwc/uNMB3KOIwlM/s220/5455_1120209012123_1433973390_30430149_1197256_s.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
